Cerpen by : Andri Mulyahadi
Bahagia itu, ketika kita
bisa menghabiskan waktu bersama orang yang kita cintai. Namun, aku belum sempat
merasakannya, waktuku terlanjur habis seiring daun-daun yang berguguran
dihempaskan waktu..
Lihatlah.
Lelaki itu duduk di sana, ia tampak tersenyum bahagia, bersama seorang
perempuan cantik dan seorang anak perempuan yang lucu, di bangku panjang
berhiaskan dedaunan kering. Aku rindu berada di sana, tempat yang sama saat aku
pernah dengan cukup sabar dan tabah menunggunya selama berjam-jam sebagai
seorang perempuan. Itu dulu, sebelum akhirnya aku menyerah. Saat itu aku ingin
pulang tapi tak ada gunanya juga aku pulang, aku tak menginginkan rumah. Lalu aku
memutuskan untuk menghabiskan tahun demi tahun usiaku hidup untuk bersembunyi.



