Tampilkan postingan dengan label Jurnalistik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jurnalistik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Maret 2018

Ekspedisi Pantai Laut Selatan

           Bagaimana jadinya jika sebuah insiden berhubungan dengan rumor dan mitos yang beredar di masyarakat?


            Mitos.

            Percayakah anda terhadap mitos atau cerita takhayul?

            Percaya atau tidak, bagi saya tidak jadi masalah. Justru pertanyaan tersebut malah membuat saya penasaran dan mencari sesuatu yang menarik. Jika Anda dituntut untuk menjawab pertanyaan tersebut apakah Anda percaya, alasannya kenapa? Begitupun jika tidak percaya, alasannya kenapa?

            Saya tentunya tidak akan menjelaskan rinci apa itu mitos, mitos adalah.. blablabla, definisi mitos, dan lain sebagainya, karena pada umumnya Anda paham mitos itu sendiri. Namun, sebagai pengantar mau tidak mau saya akan sedikit berpendapat mengenai mitos.

            Ternyata, mitos itu awalnya adalah sebuah ucapan dari mulut ke mulut. Ucapan tersebut lama kelamaan menjadi sebuah cerita. Biasanya orang yang bercerita itu adalah orangtua jaman dulu tentang sebuah kejadian atau hanya sekadar memberi peringatan kepada anak-anaknya untuk tidak nakal atau mencegah hal buruk menimpa mereka. Seperti jangan bermain petak umpet di waktu magrib, anak perawan jangan keluar malam-malam, jangan berkata sompral di tempat asing, dsb.

            Cerita yang disebarluaskan secara lisan dan turun-temurun dari keluarga, tetangga, hingga masyarakat menjadikan adanya aturan yang berbau peringatan atau biasa kita dengar “pamali”.

            Cerita yang menyebarluas itu disebut mitos atau cerita takhayul, cerita yang penemunya pertama kali tidak dikenal, namun secara umum kita menganggap hal tersebut adalah sebuah cerita yang benar ada dan terjadi.

            Selanjutnya Anda akan merasa mitos tersebut adalah sebuah kebenaran realita atau hanya karangan belaka? Mungkin setiap orang memiliki pendapat yang berbeda dari masing-masing sudut pandang dan argumen.

            Hal yang membuat saya tertarik tentang mitos adalah ingin membuktikannya sendiri dengan cara merumuskan pertanyaan-pertanyaan yang akan menjawab kekeliruan saya. Salah satunya dengan penelusuran di Pantai Sawarna.

Rabu, 02 Maret 2016

Problematika Mahasiswa Tradisional dan Post-modern di Indonesia


Oleh : Andri Mulyahadi
 
            Mari bersantai sejenak, dari tugas kuliah maupun pekerjaan yang mungkin membuat pikiran kita agak jenuh. Dengan melakukan relaksasi yang benar, maka akan membuat pikiran menjadi lebih tenang dan mengurangi risiko kejenuhan yang menyerang otak. Karena ketika otak sedang dalam keadaan jenuh, kita sulit mengimpuls hal positif yang akan diterima oleh panca indera kita. Maka dari itu biarkan tulisan ini mengalir sebagai renungan dari kehidupan realitas mahasiswa di Indonesia.

            Apa sebenarnya yang melatarbelakangi dan membedakan mahasiswa tradisional, modern hingga post-modern terhadap probelmatika yang terjadi?

Selasa, 07 Juli 2015

Book Addict



          Kami yang tergabung dari sekelompok mahasiswa ilmu komunikasi secara tidak langsung sepakat untuk mengikuti beberapa seminar di luar kampus kebanggaan kami, yakni Universitas Pakuan Bogor. Saya bersama enam teman saya yang lain telah mengikuti pelbagai seminar untuk sekedar mencari pengalaman sekaligus menambah wawasan dan tentunya mengoleksi pelbagai sertifikat dari seminar yang telah kami ikuti.

Sabtu, 25 April 2015

Keaneragaman Makhluk Komunikasi Unpak


Softnews
oleh : Andri Mulyahadi     

             Ilmu Komunikasi merupakan program studi yang belum lama berdiri di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Universitas Pakuan. Usianya sekitar lima tahunan. Namun diusianya yang muda belia ini prodi ilmu Komunikasi telah mendapat apresiasi dan pencapaian akreditasi B, hal ini menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi prodi ilmu Komunikasi sendiri khususnya bagi ketua prodi dan umumnya bagi seluruh warga ilmu Komunikasi. Karena dengan waktu yang singkat ini ilmu Komunikasi menjadi semakin banyak diminati oleh para (bakal) calon mahasiswa, namun itu semua terbayar dari jerih payah pendiri prodi tersebut dengan usaha yang tak mudah tentunya.

Minggu, 29 Maret 2015

Budaya Melanggar Peraturan


             Saya mendapat tugas dari dosen jurnalistik untuk membuat tulisan kritikan terhadap fenomena yang terjadi di sekitar kita. Saya mengambil contoh di Kota Bogor, tertanggal 26 maret 2015, maka dari itu saya membuat sebuah coretan-coretan kecil hanya untuk contoh yang mengandung pesan bagi siapa saja yang membacanya. semoga bermanfaat.