Jumat, 03 April 2015

Nyanyian Merpati

Cerpen : Andri Mulyahadi


                 Aku suka bernyanyi.

            Tetapi orang lain tidak suka aku bernyanyi, mereka bilang suaraku tak merdu dan mereka tak ingin sedikitpun mendengar nyanyianku..

            Namun aku tetap saja bernyanyi, walaupun kedua mataku tak bisa lagi melihat dunia, tetapi aku masih bisa mendengar dan merasakan sesuatu. Seperti suaraku sendiri. Dimana aku bernyanyi, aku pun mendengarkan alunannya, seraya dengan melodi yang lembut—aku merasakan tinggi rendahnya nada itu dan tempo yang seirama. 

            Aku tak pernah mengerti mengapa mereka tak suka nyanyianku. Mungkin memang aku ini tak bakat untuk bernyanyi, tapi mengapa hanya karena aku bernyanyi aku selalu dibenci bahkan diusir jauh-jauh. Padahal nyanyianku tak begitu buruk, mereka saja yang iri melihatku bisa bernyanyi, atau mungkin mereka sendiri yang tak tahu caranya bernyanyi.

Minggu, 29 Maret 2015

Budaya Melanggar Peraturan


             Saya mendapat tugas dari dosen jurnalistik untuk membuat tulisan kritikan terhadap fenomena yang terjadi di sekitar kita. Saya mengambil contoh di Kota Bogor, tertanggal 26 maret 2015, maka dari itu saya membuat sebuah coretan-coretan kecil hanya untuk contoh yang mengandung pesan bagi siapa saja yang membacanya. semoga bermanfaat.

Senin, 02 Februari 2015

Maaf Aku Pernah Mencintaimu #2

Cerpen by : Andri Mulyahadi

Dear Rivan..

“kau tahu? bunga yang cantik adalah bunga yang selalu bermekaran dikala kau sapa dengan senyuman. Disaat  lahir bermetamorfosa dari bakal bunga menjadi pucuk bunga kemudian berubah menjadi kuncup yang siap mekar hingga berwujud bunga dengan mahkotanya yang anggun. Dan apakah kau tahu juga? Bunga yang cantik itu pasti akan mati. Itu karena dia menjadi layu, tua, kering, kemudian mati, bahkan sadisnya lagi lenyap dihempaskan angin.. 

Rabu, 14 Januari 2015

Maaf Aku Pernah Mencintaimu



Cerpen by : Andri Mulyahadi

Dear Bunga...

“bagiku bunga bukan hanya identikfisme keindahan dan kemenawanan, tetapi sebuah empirisme yang pernah melukai hati. Seperti mawar, aku tidak suka dengan mawar, bukan karena aku membencinya. Duri yang sempat menggoreskan luka di tangan dan juga hatiku membuat sakit yang harus aku rasakan hingga saat ini...”

Minggu, 14 Desember 2014

Ketika Jatuh Cinta, adalah Bunuh Diri

ada seorang pria yang selalu ditolak cintanya oleh wanita. saat ia mulai mencintai seorang wanita pasti cintanya tak berujung dengan kebahagiaan. mengapa setiap wanita begitu membencinya hanya karena pria itu ingin merasakan kebahagian. padahal pria itu sangat baik, tapi entah apa alasan wanita tak memandang usaha cintanya itu. lalu tak ada lagi harapan dalam diri pria tersebut dan ia merasa tak ingin lagi untuk merasakan jatuh cinta, karena tak ada gunanya dan ujung-ujungnya ia selalu gagal. hingga pria tersebut setiap hari merenung disuatu tempat. dan mencoba menghapus sebagian memori tentang ia pernah merasakan jatuh cinta. 
                                                    ***

Rabu, 01 Oktober 2014

Luka

(oleh : Andri Mulyahadi)

Apa itu luka?
Mengapa bisa ada luka?
Bagaimana bisa, luka memberikan rasa sakit?
Dan bagaimana bisa kau biarkan luka menyakitimu?